Selenggarakan Pelatihan Sulam Tumpar Untuk Melestarikan Budaya

Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Timur (DWP Kaltim) telah menggelar Pelatihan Sulam Tumpar di Hotel Puri Senyiur pada Selasa (10/10). Acara ini dihadiri oleh Ketua DWP Provinsi Kalimantan Timur, Indri Indah Winarni Riza, dan menampilkan dua pengrajin Sulam Tumpar berpengalaman dari Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Ketua DWP Provinsi Kalimantan Timur, Indri Indah Winarni Riza, membuka acara pelatihan dengan tujuan utama untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Sulam Tumpar. Seni Sulam Tumpar telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan apresiasi dan kreativitas dalam pengembangan seni Sulam Tumpar yang sarat akan nilai-nilai estetika, filosofi, dan identitas budaya.
Indri menekankan bahwa Sulam Tumpar adalah warisan budaya yang harus dilestarikan dan dikembangkan. Lebih dari itu, seni Sulam Tumpar memiliki potensi ekonomi yang besar karena diminati oleh banyak kalangan. Sulam Tumpar dapat menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat, terutama bagi para perempuan yang memiliki keterampilan menyulam.
Baca Juga: Kejuaraan Kaltim Open Squash Championship 2023 Resmi Dibuka
Ketua DWP Kaltim berpendapat bahwa Sulam Tumpar membawa peluang besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, dengan adanya pelatihan ini, diharapkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman dalam Sulam Tumpar, sehingga dapat membantu melestarikan warisan budaya bangsa ini. Selain itu, pelatihan ini juga membuka peluang baru untuk para perempuan yang ingin belajar dan mengembangkan keterampilan sulam.
Melalui kegiatan semacam ini, masyarakat diharapkan dapat memahami dan menghargai seni dan budaya Sulam Tumpar, sehingga warisan budaya ini tetap hidup dan berkembang. DWP Kaltim bersama pengrajin Sulam Tumpar berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan budaya Sulam Tumpar serta memanfaatkan potensi ekonomi yang dimilikinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









