PJ memohon penyerapan anggaran semua OPD dipercepat

Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, telah meminta kepada semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di wilayahnya untuk mempercepat penyerapan anggaran dalam rangka mendukung pembangunan daerah.
Dalam pertemuan dengan para kepala OPD, Akmal Malik mengungkapkan bahwa tujuannya adalah untuk mengonsolidasikan internal dan mengevaluasi kinerja OPD tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bahwa semua program dan proyek yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dengan baik.
Dalam rapat tersebut, Akmal Malik meninjau capaian kinerja OPD melalui berbagai indikator, termasuk penyerapan anggaran, perencanaan, belanja, insentif karbon, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta persiapan untuk pemilihan umum. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa beberapa OPD masih belum optimal dalam penyerapan anggaran dan pelaksanaan program-program mereka.
Baca Juga: Penipuan Mengatasnamakan Pj Gubernur Kaltim: Masyarakat Diingatkan Untuk Waspada
Pj Gubernur menyampaikan keprihatinannya terhadap fakta bahwa sekitar 23 OPD memiliki capaian anggaran di bawah 50 persen, sedangkan 18 OPD lainnya berada di bawah 80 persen dari target penyerapan anggaran. Hanya dua OPD yang berhasil mencapai atau melampaui target 80 persen.
Rata-rata capaian penyerapan anggaran oleh OPD pada awal Oktober adalah sekitar 64 persen, yang masih jauh dari harapan. Akmal Malik menekankan bahwa OPD harus bekerja lebih keras dan lebih efisien dalam upaya penyerapan anggaran, sehingga dampak belanja tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat.
Pj Gubernur juga berencana untuk menyelenggarakan pelatihan dan pengawasan khusus bagi 23 OPD yang berada dalam zona merah penyerapan anggaran. Selain itu, bantuan langsung dari Kementerian Dalam Negeri di Jakarta akan diberikan untuk membantu percepatan penyerapan anggaran oleh sejumlah OPD. Targetnya adalah agar pengadaan barang dan jasa dapat diselesaikan pada bulan November 2023.
Baca Juga: Membangun kerjasama Infrastruktur Teknologi di IKN mewujudkan Smart City.
Akmal Malik berharap bahwa pada tahun ini, capaian penyerapan anggaran dapat mencapai 80 persen atau bahkan lebih, sehingga anggaran yang telah dialokasikan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kalimantan Timur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









