Kaltim

Dinkes Kaltim Ingatkan Warga Waspada Terhadap Leptospirosis

Ragil Anggriani | 5 Oktober 2023, 19:56 WIB
Dinkes Kaltim Ingatkan Warga Waspada Terhadap Leptospirosis

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Jaya Mualimin, memberikan peringatan penting kepada warga terkait penyakit leptospirosis yang disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans yang dapat ditularkan oleh tikus. Meskipun saat ini pihaknya sedang menangani beberapa kasus, warga diharapkan untuk tetap waspada.

Hingga saat ini, hanya satu kasus leptospirosis yang dilaporkan di Kutai Barat, dan pasien tersebut sudah sembuh. Tidak ada pasien yang dirawat akibat leptospirosis di Bontang, tetapi tikus yang positif terinfeksi bakteri leptospirosis ditemukan di daerah tersebut.

Leptospirosis dapat menular melalui kontak dengan air atau tanah yang terkontaminasi oleh urine tikus. Gejalanya termasuk demam, sakit kepala, nyeri otot, kuning pada kulit atau mata, dan gangguan ginjal.

Baca Juga: IKN: Simbol Identitas Bangsa dan Pusat Pembangunan Indonesia

Dinkes Kaltim telah melakukan pemeriksaan hewan dari beberapa sampel di Kutai Barat dan Bontang, tetapi belum ada bukti langsung terkait antara tikus yang positif dengan orang yang terinfeksi penyakit tersebut di dua daerah tersebut. Mereka masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan menunggu hasil pemeriksaan tikus di Kabupaten Mahakam Ulu, di mana juga dilaporkan adanya pasien leptospirosis.

Untuk mencegah penyebaran penyakit ini, Jaya Mualimin mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontak dengan air atau tanah yang dapat terkontaminasi oleh urine tikus. Ia juga menyarankan untuk merebus air sebelum digunakan untuk konsumsi atau mandi.

Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Potensial di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara

Dinkes Kaltim juga akan bekerja sama dengan dinas terkait untuk mengendalikan populasi tikus, terutama di perkampungan. Upaya ini akan melibatkan Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup untuk membantu menangkap dan memeriksa tikus.

Akhirnya, Jaya Mualimin menekankan pentingnya segera mencari perawatan medis jika seseorang mengalami gejala leptospirosis. Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting, karena penyakit ini dapat menjadi fatal jika tidak diobati dengan segera.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.