Kaltim

Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Memberikan Gelar Kebangsawanan

Ragil Anggriani | 2 Oktober 2023, 16:48 WIB
Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Memberikan Gelar Kebangsawanan

Minggu malam akan selalu dikenang sebagai saat yang penuh kehormatan di Keraton atau Museum Mulawarman Tenggarong. Pada malam Bepelas yang ke tujuh, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke XXI, Aji Muhammad Arifin, menghadiahkan gelar kebangsawanan kepada 44 individu yang berjasa. Acara ini menjadi bukti nyata penghargaan atas dedikasi dan kontribusi mereka terhadap Kesultanan Kutai dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Pemberian gelar kebangsawanan ini didasarkan pada Sabda Pandita Ratu Sri Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke XXI yang diucapkan pada Erau Adat Pelas Benua tahun 2023. Nama-nama yang beruntung ini diumumkan oleh Pangeran Notonegoro setelah Sultan Aji Muhammad Atrifin menyelesaikan prosesi Bepelas yang sakral.

Baca Juga: Erau Adat Pelas Benua 2023: Sebuah Perayaan Berakhir yang Penuh Makna.

Dalam daftar 44 penerima gelar kebangsawanan, terdapat sejumlah pejabat dari Pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara. Sekda Kukar H. Sunggono, yang sebelumnya telah memegang gelar Demang Wiro Projo, kini dihormati dengan gelar Raden Wiro Projo Bin H. Kasnu. Kabag Prokom Ismed Bin Asnan memperoleh gelar Mas Anum Wira Praja, sementara Yulaikah Sunggono Binti Ahmad Supian mendapatkan gelar Sri Sentana Yulaikah. Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid Bin Salamatan, juga dihormati dengan gelar Raden Panji Kelana.

Pemberian gelar ini adalah pengakuan atas jasa dan pengabdian mereka kepada Kesultanan Kutai dan Kabupaten Kutai Kartanegara, baik secara moril maupun materil. Selain kerabat Kesultanan Kutai, acara ini juga dihadiri oleh kepala instansi lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara serta para penerima gelar.

Baca Juga: Menuju Perpindahan Awal ke Ibu Kota Nusantara

Pemberian gelar kebangsawanan ini adalah cerminan dari nilai-nilai tradisi yang kaya dan penghargaan atas jasa serta dedikasi kepada komunitas dan negara. Ini juga menjadi langkah yang menunjukkan bahwa penghormatan kepada para pemimpin dan individu berjasa adalah bagian penting dari warisan budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan. Semoga gelar kebangsawanan ini akan menjadi sumber inspirasi bagi semua generasi untuk terus berkontribusi dalam membangun dan melestarikan warisan budaya yang berharga bagi Kabupaten Kutai Kartanegara dan bangsa Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.