Menghadapi tuan rumah, Irak, skuat Garuda harus menelan kekalahan setelah berjuang keras. Irak unggul dua gol terlebih dahulu melalui Bashar Resan (menit ke-20) dan gol bunuh diri Jordi Amat (menit ke-35), membuat skor menjadi 2-0. Shayne Pattynama sempat memberikan harapan dengan satu gol untuk Indonesia pada menit 45+3 sebelum babak pertama berakhir.
Namun, Irak tak mengendurkan serangannya. Mereka mencetak tiga gol tambahan di babak kedua melalui Osama Rashid (menit ke-61), Youssef Amyn (menit ke-81), dan Aldin El-Zubaidi (menit ke-89). Meski pelatih Shin Tae-yong berusaha memutar strategi dengan pergantian pemain, upaya Indonesia tetap tak mampu menahan permainan impresif Irak.
Baca Juga: Perjuangan Membentuk Identitas Bangsa: Raperda Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Kukar Menuju Kebijakan Baru
Dengan hasil ini, Irak memuncaki klasemen sementara Grup F dengan 3 poin, disusul Vietnam di posisi kedua yang berhasil mengalahkan Filipina 2-0. Indonesia menempati dasar klasemen bersama Filipina di atasnya. Laga berikutnya akan menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk membalas kekalahan, menghadapi Filipina di Rizal Memorial Stadium, Manilla pada Selasa (21/11/2023).
Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia, mengakui permainan impresif Irak. Namun, dia menegaskan bahwa timnya akan bangkit pada pertemuan selanjutnya. Meskipun dikalahkan, Shin Tae-yong optimis bahwa dukungan fanatik suporter Indonesia akan memberikan semangat lebih pada pertandingan berikutnya.
“Kami akan membawa permainan yang lebih baik di kandang kami. Ini adalah pertandingan kandang bagi mereka, tapi banyak suporter Indonesia yang akan hadir di laga selanjutnya. Kami harus percaya diri,” ujar Shin Tae-yong.
Baca Juga: Presiden Jokowi Meyakinkan Investor Asing Akan Segera Masuk Investasi di IKN
Meskipun kekalahan ini menjadi catatan pahit, Timnas Indonesia tetap bersemangat untuk meraih kemenangan di laga-laga selanjutnya. Mereka memiliki dua kali kesempatan untuk menghadapi Irak, yang akan menjadi momentum penting dalam upaya meraih tiket Piala Dunia 2026.