Desak AS Tepati Janji, Delegasi Iran Bertolak ke Swiss

AKURAT KALTIM - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ismail Baghaei pada Sabtu (20/6/2026) menyatakan, delegasi Iran yang akan melakukan perundingan dengan Amerika Serikat bertolak ke Swiss.
"Dalam beberapa menit, delegasi negosiasi Iran akan berangkat ke Swiss," kata Baghaei seperti dikutip kantor berita Fars.
Baca Juga: Kesepakatan Damai Iran-AS Siap Diteken pada 19 Juni 2026
Dalam perundingan tersebut, delegasi Iran akan mendesak AS untuk memenuhi komitmennya berdasarkan nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani kedua pihak.
Iran juga akan meminta penjelasan terperinci mengenai langkah-langkah yang akan diambil AS untuk memenuhi komitmen tersebut, kata Baghaei.
Ia memperingatkan jika beberapa komitmen AS tidak dipenuhi, MoU akan "berada dalam bahaya."
Baca Juga: AS Dikabarkan Setuju Cairkan Aset Iran Senilai Rp428 Triliun
"AS harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesegera mungkin. Jika tidak, seluruh kesepakatan akan berada dalam bahaya," kata Baghaei.
Sementara itu, Utusan Khusus AS Steve Witkoff dikabarkan sedang menuju Swiss untuk menghadiri putaran pertama perundingan AS-Iran terkait kemungkinan kesepakatan nuklir, menurut laporan Axios.
Disebutkan bahwa Jared Kushner, menantu Presiden AS Donald Trump, telah berada di Swiss.
Namun, belum dipastikan apakah jadwal baru untuk perundingan tersebut telah ditetapkan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









