Kaltim

Menuju Pemerintahan Inklusif Dengan Dukungan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Ragil Anggriani | 11 Oktober 2023, 20:26 WIB
Menuju Pemerintahan Inklusif Dengan Dukungan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Dalam menghadapi berbagai tantangan globalisasi, perkembangan ilmu pengetahuan, serta adaptasi ke kondisi "new normal" pasca pandemi, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menjadi langkah krusial. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mencapai efisiensi anggaran, meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta melibatkan partisipasi masyarakat dalam proses pemerintahan.

Ririn Sari Dewi, Staf Ahli Gubernur Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Provinsi Kalimantan Timur, mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, menjelaskan bahwa digitalisasi pemerintahan adalah suatu proses transformasi dari sistem manual ke sistem digital dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan.

"Tujuan utamanya adalah menciptakan pemerintahan yang responsif, inovatif, kolaboratif, dan inklusif," kata Ririn saat Sosialisasi Pemerintah dengan Dukungan Layanan TIK Pemerintah Provinsi Kaltim yang digelar di Ruang Mahakam Swiss-Belhotel, Selasa (10/10).

Baca Juga: Aplikasi Wakaf Elektronik untuk Kemudahan dan Kebaikan.

Selain itu, digitalisasi pemerintahan juga merupakan salah satu strategi untuk mewujudkan visi Indonesia pada tahun 2045 sebagai negara maju yang sejahtera, adil, dan demokratis.

Untuk mendukung digitalisasi pemerintahan, sangat penting adanya layanan TIK yang handal dan terintegrasi secara berkelanjutan. Ini melibatkan sejumlah komponen, mulai dari infrastruktur jaringan, perangkat keras dan lunak, aplikasi, data, hingga sumber daya manusia.

Layanan TIK harus mampu memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat serta stakeholder lainnya dalam mengakses informasi dan layanan publik secara cepat, mudah, ekonomis, dan berkualitas.

Oleh karena itu, sosialisasi ini dianggap sangat penting karena memberikan pemahaman dan wawasan kepada peserta terkait konsep manfaat, tantangan, serta solusi terkait digitalisasi pemerintahan dengan dukungan layanan TIK.

Baca Juga: BMKG mengidentifikasi 4 kabupaten mengalami Hujan lebat.

Selain itu, acara ini juga menjadi platform untuk berbagi pengalaman dan best practice antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menerapkan digitalisasi pemerintahan.

Ririn Sari Dewi menyampaikan harapannya bahwa sosialisasi ini akan memberikan inspirasi dan motivasi kepada para peserta untuk melakukan perubahan positif di lingkungan kerja masing-masing.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.