Kaltim

Gerakan Solidaritas Nasional di GBK Tegaskan Fokus Pada Kepentingan Rakyat

Ragil Anggriani | 3 November 2024, 13:57 WIB
Gerakan Solidaritas Nasional di GBK Tegaskan Fokus Pada Kepentingan Rakyat

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri acara deklarasi Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) yang diselenggarakan di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu sore (2/11/2024). Ribuan anggota GSN dari seluruh penjuru tanah air hadir memadati arena sejak sore, menyambut antusias kehadiran Presiden dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Acara deklarasi GSN ini juga turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan hampir seluruh jajaran menteri kabinet, termasuk Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, putra Prabowo Ragowo Hediprasetyo atau Didit Hediprasetyo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua GSN Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri BUMN Erick Thohir. Kehadiran mereka menandakan kuatnya komitmen pemerintah dalam mendukung gerakan yang bertujuan untuk memperkuat solidaritas dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Setelah diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya,” acara dilanjutkan dengan pidato pembukaan dari Ketua GSN, Rosan Perkasa Roeslani. Dalam pidatonya, Rosan menegaskan bahwa Gerakan Solidaritas Nasional adalah upaya untuk menyatukan kekuatan dan sumber daya bangsa demi kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Sinergi Desa untuk Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia

“Gerakan Solidaritas Nasional hadir untuk menyatukan kekuatan kita sebagai bangsa, merangkul semua pihak, dan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada demi menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera,” ujar Rosan.

Rosan juga memaparkan sejumlah program unggulan GSN, di antaranya adalah program “Makan Bergizi Gratis” (MBG) yang sudah mulai diterapkan sejak masa kampanye Pilpres 2024 dan kini menjadi kebijakan pemerintah Prabowo-Gibran. Program MBG bertujuan untuk memastikan akses pangan bergizi bagi masyarakat kurang mampu. Selain itu, inisiatif penghapusan utang bagi jutaan petani dan nelayan juga menjadi sorotan, dengan harapan mampu meringankan beban masyarakat di sektor pertanian dan perikanan.

“GSN bukan hanya gerakan, tetapi sebuah wadah untuk merealisasikan solusi nyata bagi kehidupan masyarakat. Program penghapusan utang ini adalah salah satu bentuk komitmen kita untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan yang selama ini menjadi tulang punggung ketahanan pangan bangsa,” lanjut Rosan.

Dalam momen deklarasi yang penuh antusiasme ini, Presiden Prabowo turut memberikan arahan kepada para menterinya untuk tetap mengutamakan kepentingan rakyat dan tidak melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa alasan yang benar-benar diperlukan.

Baca Juga: Prabowo Subianto Hadiri Deklarasi Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) di Indonesia Arena, Dukung Persatuan dan Kesejahteraan Rakyat

“Saya tegaskan kepada seluruh jajaran menteri, agar fokus melayani rakyat Indonesia. Kita tidak perlu sering-sering ke luar negeri, kecuali benar-benar demi kepentingan rakyat dan membawa manfaat yang signifikan bagi bangsa,” tegas Prabowo.

Arahan ini disampaikan melalui Ketua Dewan Penasehat Gerakan Peduli Tani Nelayan (GPTN), Trisno Widodo, yang hadir didampingi oleh Ketua II GPTN, Dody Trianja. Trisno menyatakan bahwa pesan Presiden sangat jelas, yaitu untuk memastikan bahwa anggaran negara dikelola secara efisien dan tetap berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Selain GSN, acara ini juga dihadiri oleh Gerakan Peduli Tani Nelayan (GPTN) yang telah lama mendukung pasangan Prabowo-Gibran sejak masa kampanye Pilpres. Ketua Dewan Penasehat GPTN, Trisno Widodo, menyatakan bahwa GPTN akan terus berperan aktif dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional melalui berbagai program yang berpihak pada petani dan nelayan.

“GPTN sejak awal berjuang bersama GSN untuk mengantarkan pasangan Prabowo-Gibran meraih kursi Presiden dan Wakil Presiden. Kami akan terus berada di garda terdepan dalam mewujudkan kedaulatan pangan, mendukung program-program yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan petani dan nelayan,” ungkap Trisno.

Baca Juga: Perbedaan Smart TV dan TV Digital dan Mana yang Cocok untuk Kebutuhan Anda?

Ia menambahkan bahwa dukungan GPTN terhadap program-program GSN seperti “Makan Bergizi Gratis” dan penghapusan utang adalah bentuk komitmen nyata terhadap pemberdayaan sektor pertanian dan perikanan.

Kehadiran tokoh-tokoh nasional lainnya seperti Luhut Binsar Pandjaitan, Airlangga Hartarto, dan Erick Thohir turut memperkuat komitmen pemerintah dalam mendukung program-program GSN yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Luhut menyampaikan dukungannya terhadap program MBG dan inisiatif penghapusan utang sebagai langkah tepat untuk mengurangi ketimpangan ekonomi dan memperkuat kemandirian rakyat.

“Ini adalah langkah konkret yang patut kita dukung. Melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah, GSN, dan GPTN, kita berharap bisa menciptakan bangsa yang mandiri secara pangan dan stabil secara ekonomi,” kata Luhut.

Baca Juga: Beda Smart TV dengan TV Digital, Berikut Ulasannya

Airlangga Hartarto menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi tantangan global yang mempengaruhi perekonomian. Ia berharap program-program ini dapat memperkuat fondasi ekonomi Indonesia melalui pemberdayaan sektor-sektor yang selama ini menjadi penopang kesejahteraan rakyat.

Erick Thohir, yang juga hadir dalam acara tersebut, menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan visi besar Prabowo-Gibran untuk Indonesia yang lebih adil, sejahtera, dan mandiri.

Deklarasi Gerakan Solidaritas Nasional ini menjadi momentum penting dalam perjalanan pemerintahan Prabowo-Gibran, terutama dalam mewujudkan visi mereka untuk membangun bangsa yang lebih mandiri dan sejahtera. Acara ini tidak hanya menjadi ajang deklarasi, tetapi juga simbol persatuan nasional yang dirajut oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tokoh nasional, hingga organisasi masyarakat.

Melalui program-program seperti “Makan Bergizi Gratis” dan penghapusan utang bagi petani dan nelayan, GSN diharapkan dapat menjadi pendorong perubahan nyata di masyarakat. Dengan dukungan GPTN, program ini semakin kuat dalam menjawab kebutuhan masyarakat di akar rumput, khususnya mereka yang berada di sektor pertanian dan perikanan.

Deklarasi GSN bukan sekadar acara seremonial, tetapi sebuah langkah nyata menuju kesejahteraan nasional. Keberhasilan gerakan ini akan bergantung pada komitmen dan sinergi yang solid antara pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat. Dengan deklarasi ini, Presiden Prabowo kembali menegaskan komitmennya untuk membangun Indonesia yang lebih adil dan makmur, mewujudkan kedaulatan rakyat yang sejati di seluruh Nusantara.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.