Kaltim

Rencana Tambahan Utang Presiden Jokowi 2024 Dinilai NCW sebagai Indikasi Ketakutan terhadap Kelangsungan Proyek IKN

Ragil Anggriani | 27 November 2023, 05:40 WIB
Rencana Tambahan Utang Presiden Jokowi 2024 Dinilai NCW sebagai Indikasi Ketakutan terhadap Kelangsungan Proyek IKN

Ketua Nasional Corruption Watch (NCW), Hanifa Sutrisna, mengkritik rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menarik tambahan utang sebesar Rp 648,1 triliun pada tahun 2024. Menurut NCW, langkah ini mengindikasikan kekhawatiran Jokowi terhadap proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berpotensi mandek dan sulit mendapatkan investor di tahun yang akan datang.

Dalam pernyataannya, Hanifa Sutrisna menyampaikan kekhawatirannya terkait ketergantungan pemerintah terhadap penarikan utang yang cukup besar tersebut. Ia menyoroti bahwa tambahan utang yang signifikan pada tahun yang akan datang memberikan bayangan bahwa proyek IKN belum sepenuhnya terjamin dan memunculkan keraguan pada investor.

Tidak hanya menyoroti rencana tambahan utang, NCW juga mengomentari pernyataan Capres dari Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto, terkait program makan siang gratis untuk anak-anak jika terpilih. NCW menganggap program tersebut dapat membuka peluang penyelewengan dana.

Baca Juga: Kerusuhan di Kota Bitung: 7 Terduga Pelaku Ditangkap Terkait Insiden Meninggal dan Luka-luka

Hanifa Sutrisna menegaskan bahwa langkah-langkah seperti ini seharusnya diikuti dengan transparansi yang tinggi, serta pengawasan yang ketat untuk memastikan bahwa dana yang digunakan untuk program-program tersebut benar-benar teralokasi dengan baik dan efisien.

Pernyataan NCW ini menjadi sorotan mengenai kesiapan pemerintah dalam menjalankan proyek-proyek besar seperti IKN serta tindakan pencegahan terhadap potensi penyelewengan dana di masa depan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.