Kaltim

Gelombang Inovasi: Program Pemuda Pelopor Menjadi Katalisator Perubahan di Kaltim

Ragil Anggriani | 26 November 2023, 16:04 WIB
Gelombang Inovasi: Program Pemuda Pelopor Menjadi Katalisator Perubahan di Kaltim

Dalam pemaparannya, Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), Rasman Rading, menyoroti dampak positif dari program Pemuda Pelopor yang mampu menciptakan sejumlah terobosan signifikan. Selain berdampak langsung pada masyarakat, pemilihan Pemuda Pelopor juga menjadi platform utama untuk mengekspresikan potensi-potensi muda di Benua Etam.

"Pemuda Pelopor telah membuktikan bahwa pembangunan Kaltim bisa dimulai dari hal-hal kecil. Mereka yang terlibat dalam program ini juga melalui proses serupa, melakukan tindakan nyata yang pada akhirnya berdampak positif bagi masyarakat sekitar," ungkapnya.

Bagi Rasman Rading, kehadiran program Pemuda Pelopor menjadi respons yang tepat dalam menghadapi tantangan zaman bagi generasi muda Benua Etam. Terlebih dalam menghadapi dinamika seputar keberadaan Ibu Kota Negara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Baca Juga: Anggota Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim Memastikan Keamanan Gereja saat Kebaktian Umat Kristiani

"Melalui program ini, generasi muda mampu menjawab tantangan-tantangan yang ada di sekitar mereka. Inovasi-inovasi yang lahir dari para Pemuda Pelopor sangat kami apresiasi," terangnya.

Sementara itu, Rasman Rading juga menyoroti bahwa program Pemuda Pelopor menjadi bukti kuat bahwa sebagian besar generasi muda tidak terpaku pada sumber daya alam yang melimpah di Kaltim. "Pemuda saat ini justru memperlihatkan semangat untuk menggali potensi di berbagai bidang, menunjukkan bahwa mereka tidak terlena oleh kekayaan alam yang ada di Kaltim saat ini," tutup Rasman Rading dengan keyakinan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.