BMKG Deteksi 22 Titik Panas di Kalimantan Timur: Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 22 titik panas sebagai indikator awal potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Kalimantan Timur selama pemantauan pada Sabtu, 26 November.
Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman-Sepinggan, Diyan Novrida, menyampaikan bahwa titik panas terpantau di dua kabupaten, yaitu Paser dan Kutai Timur.
"Informasi ini telah disampaikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk langkah selanjutnya," ujar Diyan di Balikpapan, Minggu, 26 November 2023.
Baca Juga: PLN Meluncurkan Infrastruktur Ketenagalistrikan Berteknologi Tinggi untuk Ibu Kota Nusantara
Diyan juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan atau membuang puntung rokok sembarangan guna mencegah potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Rincian titik panas di Kabupaten Paser terkonsentrasi di satu kecamatan, yaitu Kecamatan Batu Sopang, sementara di Kabupaten Kutai Timur, 17 titik panas tersebar di Kecamatan Sangatta Utara (3 titik) dan Kecamatan Bengalon (14 titik).
Informasi ini telah disampaikan kepada pihak terkait di daerah, termasuk Manggala Agni, Dinas Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran, Brigade Pengendalian Kebakaran Lahan dan Perkebunan (Karlabun), serta Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) agar dapat menindaklanjuti sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









