Tak Takut Penambahan Mal di IKN, Kuncinya Improvisasi dan Inovasi

Presiden Indonesia, Joko Widodo, baru-baru ini mengumumkan rencana pembangunan dua pusat perbelanjaan besar di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satunya adalah Pakuwon Mall Nusantara, yang merupakan bagian dari proyek Superblok Pakuwon Nusantara yang akan mencakup kondominium, hotel, dan apartemen.
Mall ini akan dibangun oleh PT Pakuwon Jati Tbk melalui anak perusahaannya, PT Pakuwon Nusantara Abadi, dan proses groundbreaking telah dilakukan pada awal November tahun ini. Melihat rencana ini, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Kaltim, Aries Adriyanto, memastikan pelaku usaha pusat perbelanjaan, khususnya di Balikpapan, tidak perlu khawatir.
Aries menjelaskan, "Karena semakin bertambah pilihan destinasi mal, masing-masing punya pasarnya." Setiap mal akan menawarkan beragam tenant dan destinasi unggulan yang dapat menjadi pilihan bagi pengunjung. Mal-mal di Balikpapan dan Samarinda telah mengambil langkah serupa dengan meningkatkan variasi dan spesialisasi produk mereka untuk menarik lebih banyak pengunjung.
Baca Juga: Kutai Kartanegara Raih Predikat Madya Penilaian Kota Layak Anak untuk Keempat Kalinya.
Hingga saat ini, tingkat kunjungan ke mal di Kalimantan Timur (Kaltim) telah mengalami pertumbuhan dan kembali normal seperti sebelum pandemi. Demikian pula dengan tingkat transaksi, yang mengalami pertumbuhan sekitar 15 persen lebih baik dibandingkan pada tahun 2019, sebelum pandemi.
Mengenai potensi pergeseran kunjungan akibat kehadiran mal IKN, Aries mengakui bahwa perubahan akan terjadi. Penduduk Kaltim, terutama yang tinggal di sekitar IKN, yang sebelumnya mungkin sering berkunjung ke Balikpapan, akan memiliki berbagai opsi baru dan lebih banyak pilihan.
Dengan adanya IKN, pertumbuhan penduduk yang signifikan diharapkan membuka peluang lebih besar. Kebutuhan hidup dan perlengkapan juga semakin bertambah, sehingga penambahan pusat perbelanjaan menjadi suatu kebutuhan.
Baca Juga: Disdikbud Kutai Kartanegara Meluncurkan Kembali Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Aries menyatakan, "Tentunya kita akan memiliki alternatif lain karena adanya mal di IKN. Mal yang sudah ada sebelumnya harus meningkatkan kualitas dengan menawarkan beragam destinasi, event, atau kegiatan komunitas yang lebih menarik. Kita harus berpikir positif dan mencari potensi serta peluang baru."
Rencana pembangunan mal di IKN seharusnya menjadi pendorong bagi pemilik mal yang sudah ada untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan mereka. Ini adalah langkah yang cerdas dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di industri pusat perbelanjaan, dan diharapkan akan memberikan manfaat yang lebih baik bagi masyarakat setempat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









