Kaltim

Menggenggam Masa Depan: Konsultasi Publik RPJPD 2025-2045 Kota Balikpapan

Ragil Anggriani | 8 November 2023, 14:50 WIB
Menggenggam Masa Depan: Konsultasi Publik RPJPD 2025-2045 Kota Balikpapan

Balikpapan, Indonesia - Pemerintah Kota Balikpapan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) mengambil langkah besar dalam menentukan arah pembangunan jangka panjang dengan menggelar Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Balikpapan tahun 2025-2045.

Konsultasi publik yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Balikpapan di bawah pimpinan Kepala Bappeda Litbang, Murni, melibatkan beragam pihak yang memiliki kepentingan dalam pembangunan daerah, termasuk instansi terkait, masyarakat, perwakilan veteran, akademisi, dan penyandang disabilitas. Langkah partisipatif ini bertujuan untuk menggali masukan dan perspektif dari berbagai segmen masyarakat dalam menentukan arah pembangunan Kota Balikpapan selama dua dekade mendatang.

Murni menjelaskan bahwa Konsultasi Publik ini merupakan tahap awal dalam proses penyusunan rancangan RPJPD Kota Balikpapan tahun 2025-2045. Melalui konsultasi ini, diharapkan muncul isu-isu strategis yang berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan lainnya. Isu-isu ini akan menjadi landasan untuk merumuskan arah kebijakan yang akan tercantum dalam RPJPD Kota Balikpapan.

Baca Juga: Disperindagkop Paser Cabut Izin Usaha Pangkalan Elpiji Tabung 3 Kilogram yang Melanggar Aturan

Dalam rangka menggambarkan visi pembangunan jangka panjang tersebut, pemerintah setempat telah merumuskan 11 poin prioritas yang akan menjadi fokus RPJPD Kota Balikpapan tahun 2025-2045. Prioritas-prioritas ini mencakup berbagai aspek pembangunan, mulai dari ketersediaan dan kualitas air bersih, ketahanan pangan, hingga peningkatan infrastruktur berkualitas untuk menciptakan kenyamanan di kota ini. Faktor penting lainnya termasuk penguatan struktur ruang sebagai mitra dalam Kawasan Ekonomi Khusus (IKN), penguatan ekonomi non-migas, peningkatan serapan tenaga kerja, konservasi lingkungan, dan penanganan bencana. RPJPD Kota Balikpapan juga akan mengedepankan penguatan ketahanan sosial yang adaptif, peningkatan kualitas pendidikan di semua jenjang, pengembangan sektor hospital tourisme, serta tata kelola kolaboratif dan transformasi pelayanan publik.

Pilihan-pilihan ini mencerminkan aspirasi untuk menciptakan kota yang nyaman, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi. Lebih dari sekadar pandangan pembangunan lokal, RPJPD ini juga selaras dengan visi nasional Indonesia untuk keluar dari Middle-Income Trap (MIT), mencapai pendapatan per kapita yang setara dengan negara maju, dan mengubah pendekatan pembangunan dari yang bersifat reformatif menjadi transformatif. Transformasi ekonomi, sosial, dan tata kelola menjadi kunci dalam menggapai cita-cita besar ini, sebagaimana yang diwujudkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 yang diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Visi "Indonesia Emas 2045" menjadi fokus untuk mencapai masa depan yang lebih makmur dan berkelanjutan.

Baca Juga: Perkiraan Produksi Beras Kaltim Hingga Akhir 2023: 125.227 Ton Kepemilikan Petani

Dengan demikian, Konsultasi Publik RPJPD 2025-2045 Kota Balikpapan adalah tonggak awal yang penting dalam membentuk masa depan yang lebih baik dan mewujudkan cita-cita bersama bagi masyarakat kota ini. Proses ini memastikan bahwa kebijakan yang diambil sesuai dengan harapan dan kebutuhan warga serta melibatkan semua pemangku kepentingan dalam membangun kota yang berdaya saing, berkelanjutan, dan nyaman di masa yang akan datang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.