Hasyim Ajak Pranata Humas Kaltim Manfaatkan Simphoni Untuk Kemudahan dan Efisiensi

Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik, Ditjen IKP Kementerian Komunikasi dan Informatika, Hasyim Gautama, mendorong pranata humas di Kalimantan Timur untuk memanfaatkan platform Sistem Informasi Manajemen Pranata Humas yang Profesional dan Inovatif, atau lebih dikenal dengan Simphoni. Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi dan kemudahan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka.
Peran pranata humas menjadi semakin penting dalam era informasi dan komunikasi saat ini. Oleh karena itu, Hasyim Gautama menjelaskan bahwa Permen PAN RB nomor 1 tahun 2023 dan peraturan BKN nomor 3 tahun 2023 yang terkait dengan Angka Kredit, Kenaikan Pangkat, dan Jenjang Jabatan Fungsional berlaku bagi berbagai jabatan fungsional, termasuk pranata humas. Peraturan ini mengalami penyesuaian dengan konversi dari predikat berdasarkan angka kredit konvensional menjadi angka kredit integrasi.
"Penting untuk dicatat bahwa peraturan ini mengubah cara penilaian, di mana angka kredit konvensional sekarang akan diperoleh dari penilaian kinerja yang diukur melalui Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), dan tidak lagi melalui Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK)," ungkap Hasyim Gautama dalam Workshop Pranta Hubungan Masyarakat yang diadakan secara virtual pada tanggal 16 Oktober.
Baca Juga: Puluhan Ribu Penari, Rekor MURI, Hingga dihadiri Presiden RI: Festival Dahau ke-24 Kutai Barat
Hadirnya Simphoni memberikan kemudahan dalam akses dan layanan pembinaan digital kepada pemangku kepentingan di seluruh Indonesia. Aplikasi ini juga mendukung proses penilaian kinerja Jabatan Fungsional Pranata Humas (JFPH), uji kompetensi untuk kenaikan jenjang jabatan, mutasi, pengajuan, monitoring, dan evaluasi.
Hasyim Gautama menekankan bahwa proses konversi dari angka kredit konvensional menjadi angka kredit integrasi akan berlangsung hingga akhir Desember 2023. Dengan penggunaan Simphoni, diharapkan semua proses ini akan menjadi lebih cepat, efisien, dan efektif, sehingga dapat mendukung kemajuan pranata humas dan sektor komunikasi publik secara keseluruhan.
Pemanfaatan teknologi seperti Simphoni diharapkan dapat membantu pranata humas untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memudahkan akses informasi, dan meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugas mereka. Dengan semangat inovasi, pranata humas Kaltim dapat menjadi pelopor dalam menerapkan teknologi untuk efisiensi dan keunggulan komunikasi publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









