Kaltim

Berau Ditutupi Kabut Asap Kiriman dari Kalsel dan Kalteng, Warga Diimbau Pakai Masker

Ragil Anggriani | 4 Oktober 2023, 16:33 WIB
Berau Ditutupi Kabut Asap Kiriman dari Kalsel dan Kalteng, Warga Diimbau Pakai Masker

Kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) telah menyelimuti Kabupaten Berau selama beberapa hari terakhir. Situasi ini telah mengganggu kualitas udara di wilayah tersebut dan mengkhawatirkan kesehatan masyarakat.

Forecaster Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Berau, Suryadi, mengungkapkan bahwa kabut asap bukan hanya berasal dari wilayah Bumi Batiwakkal, tetapi juga merupakan dampak dari luar provinsi yang kemudian memasuki wilayah Kalimantan Timur. Kemungkinan adanya kebakaran hutan juga tidak dikecualikan dari wilayah Berau.

Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kalsel telah mencapai kategori "tidak sehat." Di Kota Banjarmasin, ISPU tercatat sebesar 169 mikrogram per meter kubik, sedangkan di Kota Banjabaru mencapai 113 mikrogram per meter kubik, yang sudah masuk dalam kategori "kuning" atau "tidak sehat."

Baca Juga: Wanita yang Tertangkap Menunggu Pelanggan Sabu di Samarinda

Suryadi menjelaskan bahwa kabut asap termasuk dalam kelompok "lithometeor," yang berarti partikel-partikel pembentuknya adalah padat dan kering, tidak mengandung air. Kabut asap dapat terbentuk karena berbagai faktor, termasuk tindakan manusia yang sengaja membakar lahan atau hutan, kebakaran hutan yang tidak disengaja, atau faktor alam seperti bencana alam.

Ancaman terbesar dari kabut asap adalah dampak kesehatan, terutama pada sistem pernapasan. Partikel-partikel halus dalam kabut asap dapat terhirup dan menyebabkan reaksi alergi, peradangan, infeksi, dan penyakit paru kronis. Kabut asap juga dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk kendaraan bermotor, industri, dan kebakaran hutan dan lahan.

Stasiun meteorologi Kalimarau Berau telah memantau dan mencatat kondisi ini secara real-time, menyediakan informasi hotspot, dan melaporkan situasi tersebut untuk keperluan penerbangan serta memberikan informasi kepada publik.

Baca Juga: DPRD Kaltim Memperkuat Koordinasi dengan Penjabat Gubernur Baru

Suryadi menekankan pentingnya menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan menjaga kesehatan dengan mengonsumsi buah-buahan atau vitamin. Meskipun BMKG Berau tidak memiliki kewenangan untuk menetapkan status darurat, imbauan ini diberikan untuk melindungi kesehatan warga Berau dari dampak kabut asap yang berbahaya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.