Kaltim

Duo pemimpin ini mencintai Kalimantan Timur

Ragil Anggriani | 21 September 2023, 05:43 WIB
Duo pemimpin ini mencintai Kalimantan Timur

Lima tahun memimpin pasangan Isran Noor dan Hadi Mulyadi telah membantu Bumi Etam berkembang drastis. Jelang masa jabatannya yang tinggal beberapa hari lagi, Isran Hadi mengungkapkan rasa cintanya yang besar terhadap Kalimantan Timur.

“Saya cinta masyarakat Kalimantan Timur.

Saya mencintai dan bersimpati, terutama kepada mereka yang tidak mempunyai kesempatan yang sama. Gubernur Isran menjelaskan, “Sampai saat ini masih ada beban moral, masih ada keinginan yang ingin diwujudkan.” Isran Noor dan Hadi Mulyadi berjuang keras membangun Kalimantan Timur. Mereka memiliki kepedulian yang mendalam terhadap kesetaraan dan kesejahteraan masyarakat. Sebagai bagian dari upayanya, mereka telah melaksanakan beberapa program dan proyek yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Timur.

Baca Juga: Protes akhir masa jabatan, Isran Hadi : Kami tidak mengucapkan selamat tinggal, kami meminta maaf.

“Tanpa cinta, kami tidak bisa berada di sini. “Kami akan terus berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa,” kata Wagub Hadi. Duo pemimpin ini juga menceritakan tujuan pembangunan mereka pada periode lalu, yaitu tidak hanya mengupayakan pengelolaan sumber daya alam Kalimantan Timur dengan lebih baik dan berkelanjutan, namun juga mendorong sumber daya manusia Kalimantan Timur berinvestasi untuk masa depan.

Isran menambahkan: “Selain melimpahnya sumber daya alam yang dianugerahkan Tuhan, kami juga menekankan pentingnya sumber daya manusia sebagai jantung pembangunan.

Baca Juga: Gubernur melantik Pj Bupati PPU dan menyampaikan salam perpisahan kepada masyarakat.

Masih terkait pembangunan, Isran Hadi juga mengajak masyarakat untuk tidak lagi berkembang secara Jawa sentris melainkan ke Indonesia sentris. Sejatinya pendirian Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur merupakan awal dari Indonesia yang berpusat, demi pemerataan pembangunan di negeri ini dan dimulainya sejarah baru di nusantara ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.