Kaltim

Masih Bingung Cara Ikut Proyek BUMN? Begini Cara Ikut Pengadaan Barang dan Jasa di BUMN, Wajib Tahu untuk UMKM dan Pengusaha Pemula!

Ragil Anggriani | 4 Juni 2025, 08:17 WIB
Masih Bingung Cara Ikut Proyek BUMN? Begini Cara Ikut Pengadaan Barang dan Jasa di BUMN, Wajib Tahu untuk UMKM dan Pengusaha Pemula!

Banyak pelaku usaha—baik skala besar, kecil, maupun pemula—masih bertanya-tanya: Bagaimana sih caranya ikut proyek pengadaan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN)? Apakah bisa untuk usaha kecil dan menengah? Apakah butuh orang dalam?

Jawabannya: BISA dan TIDAK PERLU ORANG DALAM.

BUMN kini semakin terbuka dan transparan dalam melakukan pengadaan barang dan jasa. Semua proses dilakukan secara digital dan kompetitif, bahkan sudah didukung sistem e-Procurement (pengadaan elektronik). Jadi, siapa pun pelaku usaha yang memenuhi syarat bisa mengikuti—bahkan UMKM lokal pun sangat didorong untuk ikut berpartisipasi.


Apa Itu Pengadaan Barang dan Jasa di BUMN?

Pengadaan barang dan jasa di BUMN adalah proses pembelian kebutuhan operasional oleh perusahaan milik negara. Ini mencakup barang (seperti alat tulis kantor, komputer, bahan bangunan) hingga jasa (seperti IT support, transportasi, konsultan, kontraktor proyek) yang diperlukan untuk mendukung operasional dan bisnis BUMN.

Baca Juga: Bikin Video Produk Kini Gak Perlu Ribet! Pelaku UMKM Bisa Pakai AI, Lebih Mudah, Cepat, dan Hemat!

BUMN seperti Pertamina, PLN, Telkom, Pelindo, Hutama Karya, dan lainnya rutin membuka proyek pengadaan barang dan jasa setiap tahun—mulai dari skala ratusan juta hingga triliunan rupiah.


Mengapa Ini Peluang Besar untuk Pelaku Usaha?

  • Nilai proyek besar dan berkelanjutan

  • Reputasi tinggi jika berhasil kerja sama dengan BUMN

  • Peluang untuk berkembang dan naik kelas (scaling up)

  • Dukungan penuh untuk UMKM oleh pemerintah dan Kementerian BUMN

“BUMN diminta aktif melibatkan UMKM dalam pengadaan, dengan target minimal 40% belanja BUMN dilakukan untuk produk dan jasa dari UMKM,” kata Menteri BUMN Erick Thohir.


Bagaimana Cara Ikut Pengadaan Barang dan Jasa BUMN?

✅ 1. Daftar di Sistem e-Procurement BUMN

Setiap BUMN punya platform khusus untuk pendaftaran vendor. Beberapa contohnya:

Pelaku usaha cukup registrasi sebagai vendor, lengkapi dokumen seperti:

  • SIUP/NIB

  • NPWP

  • Akta perusahaan

  • Laporan keuangan

  • Portofolio bisnis

✅ 2. Ikuti Tender atau Penunjukan Langsung

Setelah terdaftar, Anda bisa melihat berbagai pengumuman tender:

  • Tender umum (terbuka)

  • Tender terbatas (hanya untuk vendor terundang)

  • Penunjukan langsung (jika nilai proyek kecil atau bersifat darurat)

✅ 3. Ajukan Penawaran

Dalam proses ini, Anda mengirim:

  • Surat penawaran harga

  • Proposal teknis

  • Rencana kerja

  • Jadwal pelaksanaan

Semua diserahkan secara online melalui sistem pengadaan BUMN.

✅ 4. Evaluasi dan Pengumuman Pemenang

Tim pengadaan BUMN akan mengevaluasi penawaran terbaik. Pemenang diumumkan secara terbuka di sistem.


Tips Sukses Ikut Proyek Pengadaan BUMN

  • Pastikan legalitas usaha lengkap dan aktif

  • Perhatikan spesifikasi teknis dengan teliti

  • Jangan asal pasang harga murah, tapi kompetitif dan realistis

  • Bangun portofolio kerja kecil terlebih dulu

  • Rajin cek update pengadaan setiap hari

  • Ikut pelatihan e-Proc yang sering digelar BUMN dan LKPP


BUMN Mana yang Sering Buka Proyek untuk UMKM?

  1. PLN: Pengadaan komponen listrik, jasa konsultan lokal

  2. Telkom Indonesia: Pengadaan alat IT, jasa pelatihan

  3. Pertamina: Pengadaan bahan kimia, jasa logistik

  4. Pelindo: Jasa maintenance pelabuhan

  5. Hutama Karya: Material bangunan untuk proyek tol


BUMN Dorong Digitalisasi dan Inklusi UMKM

Seiring digitalisasi pengadaan, BUMN juga bersinergi dengan LKPP dan PaDi UMKM (Pasar Digital UMKM). Platform ini menghubungkan UMKM dengan kebutuhan belanja BUMN secara langsung, cepat, dan tanpa biaya pendaftaran.

“Kami mendorong UMKM untuk masuk ke PaDi UMKM. Tidak hanya untuk produk makanan, tapi jasa digital, percetakan, hingga konstruksi,” ujar Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM.

Dunia pengadaan barang dan jasa BUMN bukan lagi dunia tertutup. Hari ini, semua pelaku usaha punya peluang yang sama untuk ikut berkompetisi secara sehat. Terutama UMKM, yang kini justru diutamakan dalam banyak proyek.

Kuncinya hanya satu: Mau belajar dan aktif cari tahu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.