Kaltim

Fasilitas Militer AS di Oman, Suriah, dan Yordania Hancur Digempur Iran

Ahmad Munjin | 18 Juli 2026, 04:32 WIB
Fasilitas Militer AS di Oman, Suriah, dan Yordania Hancur Digempur Iran
Ilustrasi - Serangan rudal Iran. ANTARA/IRNA-OANAo

AKURAT KALTIM - Pasukan militer Iran telah menghancurkan radar pemantau milik Amerika Serikat (AS) yang ditempatkan di Oman. Itu disampaikan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada Jumat (17/7/2026).

"Pagi ini, pasukan angkatan laut IRGC menargetkan dan menghancurkan sebuah radar pemantau maritim di wilayah Salamah, serta radar pemantau milik AS di Pulau Ghanam, Oman, dalam gelombang ke-13 dari Operasi Nasr-2," kata IRGC dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: AS Klaim Selesaikan Gelombang Serangan Baru terhadap Iran

IRGC juga mengungkapkan telah melancarkan serangan balasan mendadak terhadap pusat komando operasi khusus AS yang bermarkas di daerah At Tanf, yang terletak di wilayah barat daya Suriah.

Serangan tersebut menghancurkan "sistem radar AS, beberapa unit helikopter operasi khusus, dan sejumlah personel militer".

Baca Juga: Iran Tegaskan Titik Peluncuran Serangan AS Jadi Target Sah

IRGC menambahkan bahwa operasi tersebut merupakan bentuk balasan atas serangan udara AS di dekat Kota Iranshahr di wilayah tenggara Iran.

Serangan AS tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya tujuh personel Iran, yang terdiri dari prajurit karier dan anggota wajib militer.

Baca Juga: Buntut Kapal Kargo Dilumpuhkan, AS Lancarkan Serangan Ketiga ke Iran

Selain itu, Iran juga meluncurkan serangan menggunakan rudal balistik dan pesawat nirawak (drone), yang menghancurkan beberapa pesawat pengisi bahan bakar serta jet tempur AS yang disiagakan di Yordania, ujar IRGC.

Pada pertengahan Juni lalu, Pemerintah Iran dan Pemerintah AS telah menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk mengakhiri konflik militer antara kedua negara. Namun, sejak 8 Juli, pasukan AS kembali melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran.

Baca Juga: Hormuz Kembali Ditutup, Iran-Oman Lanjutkan Dialog

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengklaim bahwa serangan yang mereka lakukan merupakan respons atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Pasukan Iran kemudian membalas tindakan tersebut dengan melancarkan sejumlah serangan terhadap pangkalan-pangkalan AS di kawasan Timur Tengah.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Ahmad Munjin
A