Kaltim

AS Klaim Selesaikan Gelombang Serangan Baru terhadap Iran

Ahmad Munjin | 14 Juli 2026, 00:14 WIB
AS Klaim Selesaikan Gelombang Serangan Baru terhadap Iran
Warga berkumpul di jalan setelah terjadi serangan di dekat Universitas Teheran, Iran, Sabtu (28/2/2026). ANTARA FOTO/Xinhua

AKURAT KALTIM - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan, AS menuntaskan gelombang baru serangan terhadap Iran dengan menargetkan puluhan lokasi militer. Itu dalam upaya melemahkan kemampuan Iran untuk terus menyerang pelayaran internasional di Selat Hormuz.

Dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan Anadolu, Senin (13/7/2026), CENTCOM mengatakan bahwa operasi tersebut menghantam puluhan target di berbagai lokasi dengan amunisi berpemandu presisi sebagai bagian dari upaya mengurangi kemampuan Iran untuk mengancam lalu lintas maritim di jalur perairan yang strategis tersebut.

Menurut CENTCOM, pasukan AS menargetkan sistem pertahanan udara Iran, lokasi radar pantai, kemampuan rudal dan drone, serta kapal-kapal kecil menggunakan pesawat tempur, kapal perang, drone udara sekali pakai (one-way attack aerial drones), dan untuk pertama kalinya, drone laut serang sekali pakai (one-way attack sea drones).

Baca Juga: Iran Tegaskan Titik Peluncuran Serangan AS Jadi Target Sah

“Selat Hormuz merupakan koridor maritim yang sangat penting bagi perdagangan global. Iran tidak menguasainya,” kata CENTCOM.

CENTCOM menambahkan bahwa pasukan AS "berada dalam posisi siap dan siaga untuk memastikan kebebasan bernavigasi tetap terjamin bagi kapal-kapal komersial, meskipun Iran terus melakukan agresi, intimidasi, ancaman, dan pernyataan sepihak tanpa alasan.

Adapun pada Juni lalu, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri perang yang pecah pada akhir Februari serta membuka jalan menuju perjanjian damai yang langgeng.

Baca Juga: Buntut Kapal Kargo Dilumpuhkan, AS Lancarkan Serangan Ketiga ke Iran

Nota kesepahaman itu mencakup penghentian segera pertempuran di semua front, pencabutan blokade laut Amerika Serikat terhadap Iran, serta pembukaan kembali Selat Hormuz.

Meski demikian, kedua negara kembali saling melancarkan serangan pekan ini terkait lalu lintas kapal niaga di Selat Hormuz.

Amerika Serikat menyerang sejumlah sasaran di Iran, sementara Teheran membalas dengan menyerang aset-aset milik AS di berbagai kawasan.

Sumber: Anadolu

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Ahmad Munjin
A