Kaltim

Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-59: Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju

Ragil Anggriani | 14 November 2023, 04:56 WIB
Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-59: Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju

Pada tanggal 13 November 2023, upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 digelar di Provinsi Kalimantan Timur, dengan mengusung tema "Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju." Upacara ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk pejabat pemerintahan daerah dan sivitas akademika, yang memadati halaman GOR 27 September Universitas Mulawarman.

Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Akmal Malik, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam pidato peringatan HKN tersebut, Akmal Malik membacakan pesan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin. Peringatan HKN tahun ini menekankan transformasi kesehatan sebagai kunci bagi kemajuan Indonesia.

Setelah disahkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, terdapat enam pilar transformasi kesehatan yang akan menjadi panduan dalam pembangunan kesehatan di seluruh Indonesia:

Baca Juga: Penjual BBM di SPBU yang Membelinya untuk Dijual Kembali Dapat Terkena Hukuman Berat

  1. Transformasi Layanan Primer: Dari fokus mengobati menjadi pencegahan.
  2. Transformasi Layanan Rujukan: Dari akses layanan kesehatan yang sulit menjadi lebih mudah.
  3. Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan: Dari ketergantungan pada industri kesehatan luar negeri menjadi kemandirian dalam negeri, dan dari sistem kesehatan yang rentan selama wabah menjadi kuat.
  4. Transformasi Pembiayaan Kesehatan: Dari pembiayaan yang tidak efisien menjadi transparan dan efektif.
  5. Transformasi Sumber Daya Manusia di Bidang Kesehatan: Dari kekurangan tenaga kesehatan menjadi cukup dan merata.
  6. Transformasi Teknologi Kesehatan: Dari sistem informasi yang terfragmentasi menjadi terintegrasi, dan dari teknologi kesehatan yang tertinggal menjadi yang terdepan.

Baca Juga: DBH Sawit Mengucur ke Kaltim: Tambahan Dana untuk Pembangunan dan Kesejahteraan Daerah

Transformasi kesehatan ini memerlukan komitmen dan kerja keras dari semua pihak, termasuk tenaga kesehatan, pegawai pemerintah, dan pejabat daerah. Semua harus bekerja dengan kompeten, jujur, dan selaras untuk mengawal dan menyukseskan transformasi kesehatan.

Akmal Malik juga menyoroti pentingnya akselerasi digital dalam pendataan kesehatan di Kalimantan Timur untuk meningkatkan profesionalitas dan keahlian. Di samping sumber daya manusia, sarana dan prasarana kesehatan juga harus ditingkatkan agar dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Dalam rangkaian peringatan HKN ke-59 di Kalimantan Timur, penghargaan diberikan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota terbaik dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting. Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara meraih penghargaan terbaik I, Pemerintah Kabupaten Paser terbaik II, dan Pemerintah Kota Balikpapan terbaik III.

Baca Juga: Pemberian Bantuan Rp1,2 Miliar dari Wakil Bupati Kukar Menggembirakan Pengurus Pondok Pesantren Al-Arsyadi

Selain itu, dalam lingkup Perangkat Daerah yang mengimplementasikan Kawasan Tanpa Rokok, RSJD Atma Husada Mahakam meraih penghargaan terbaik I, RSUD AW Syahrani Samarinda terbaik II, dan Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Timur terbaik III. Juga diberikan berbagai penghargaan kepada para Tenaga Kesehatan (Nakes) Teladan di Kalimantan Timur.

Peringatan HKN ke-59 tahun ini menjadi momentum bagi Kalimantan Timur untuk merangkul transformasi kesehatan sebagai upaya bersama untuk mencapai kesehatan yang berkualitas dan menyeluruh serta mewujudkan Indonesia Maju di bidang kesehatan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.