Kaltim

Upacara Peringatan HUT ke-24 Kutai Barat Berlangsung Khidmat

Ragil Anggriani | 5 November 2023, 12:12 WIB
Upacara Peringatan HUT ke-24 Kutai Barat Berlangsung Khidmat

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) bersama seluruh lapisan masyarakat menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Kutai Barat. Upacara ini diikuti oleh 16 kecamatan di Kutai Barat dan diselenggarakan di halaman Taman Budaya Sendawar (TBS) pada Minggu (5/11/2023) pagi. Prosesi pelaksanaan upacara berlangsung dengan khidmat.

Dalam sesi upacara, Ketua DPRD Kubar, Ridwai, membacakan sejarah singkat pembentukan Kabupaten Kutai Barat. Kutai Barat ditetapkan sebagai wilayah administrasi otonom berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 47 Tahun 1999, bersama dengan beberapa kabupaten/kota lain, termasuk Nunukan, Malinau, Kutai Timur, dan Bontang. Sebelumnya, wilayah Kutai Barat merupakan salah satu kewenangan di Barong Tongkok, yang kemudian menjadi penghubung Bupati Kutai dari Tenggarong di Barong Tongkok pada tahun 1964.

"Hari Jadi Kutai Barat diperingati setiap 5 November, yang ditetapkan dalam Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2002, sebagaimana diubah dengan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016," jelas Ridwai.

Baca Juga: Kementan Kunjungi Kaltim Untuk Penguatan Permentan Nomor 01 Tahun 2018

Sejak berdiri pada tahun 1999, Kutai Barat telah dipimpin oleh tiga bupati. Mereka adalah Rama Alexander Asia pada periode 2001-2006, Ismail Thomas selama dua periode 2006-2016, dan FX Yapan, yang juga menjabat dua periode dari tahun 2016 hingga 2023.

Bupati Kutai Barat, FX Yapan, yang juga menjabat sebagai Inspektur Upacara (Irup), mengajak seluruh komponen pemerintah dan masyarakat untuk memanfaatkan kebersamaan dalam menyelenggarakan pembangunan di Tanah Purai Ngeriman.

Setelah upacara peringatan HUT ke-24 Kutai Barat, kegiatan dilanjutkan dengan pencatatan Rekor MURI "Mawik Gawaakng Terbanyak." Pencatatan rekor ini diikuti oleh sekitar 10 ribu warga Kutai Barat yang mengenakan anjat tas rotan khas Suku Dayak. Selanjutnya, dilanjutkan dengan tari kolosal massal yang dibawakan oleh 750 penari dan parade dari 16 kecamatan di Kutai Barat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.