Kaltim

Iran Buka Penuh Selat Hormuz untuk Kapal Dagang

Ahmad Munjin | 24 Juni 2026, 16:28 WIB
Iran Buka Penuh Selat Hormuz untuk Kapal Dagang
Arsip - Kapal-kapal dagang berlayar di perairan lepas pantai kota pelabuhan selatan Bandar Abbas, Iran, Minggu (21/6/2026). ANTARA/Anadolu/Hassan Ghaedi

AKURAT KALTIM – Iran kini membuka penuh Selat Hormuz bagi kapal-kapal dagang. Itu diungkapkan Duta Besar dan Perwakilan Tetap Iran untuk PBB di Jenewa Ali Bahreini pada Selasa (23/6/2026).

Bahreini mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir sejumlah besar minyak telah dikirim melalui Selat Hormuz dan jalur perairan strategis tersebut beroperasi secara normal.

Baca Juga: Iran Wanti-Wanti AS Agar Paman Sam Penuhi Kewajiban Negosiasi

"Selat itu sepenuhnya terbuka bagi kapal-kapal, termasuk kapal dagang," katanya kepada wartawan di Jenewa.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahreini setelah Iran dan Amerika Serikat mencapai kesepakatan yang mencakup pemulihan pelayaran di Selat Hormuz.

Baca Juga: Cari Pengganti Netanyahu, AS Berkomunikasi dengan Oposisi Israel

Pekan lalu, Iran dan Amerika Serikat secara elektronik menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad untuk mengakhiri konflik militer yang dimulai pada 28 Februari.

Dokumen tersebut menetapkan tenggat waktu bagi AS untuk mencabut blokade angkatan laut terhadap pelabuhan Iran serta bagi Iran untuk memulihkan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz.

Baca Juga: Desak AS Tepati Janji, Delegasi Iran Bertolak ke Swiss

Sebelumnya, laporan Anadolu menyebut lalu lintas kapal komersial di selat itu meningkat ke level tertinggi sejak awal Juni setelah kesepakatan tersebut mulai berlaku.

Negosiasi teknis antara Iran dan AS, yang dimediasi Pakistan dan Qatar, digelar di Swiss pada 21 Juni guna membahas implementasi MoU Islamabad.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Ahmad Munjin
A