Kaltim

Biar Investor Kepincut IKN, Penajam Benahi Pelabuhan Benuo Taka

Ahmad Munjin | 23 Juni 2026, 15:26 WIB
Biar Investor Kepincut IKN, Penajam Benahi Pelabuhan Benuo Taka
Gedung Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan

AKURAT KALTIM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur berupaya menarik investasi terutama untuk penunjang logistik bagi Ibu Kota Nusantara (IKN). Pemkab pun melakukan pembenahan Pelabuhan Benuo Taka di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam.

"Potensi Pelabuhan Benuo Taka itu mampu menarik investasi dan mendukung aktivitas logistik yang menunjang IKN," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Penajam Paser Utara Ade Rianto Embong Bulan di Penajam, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga: Penajam Siapkan Lahan untuk 54 Koperasi Merah Putih

Pelabuhan Benuo Taka diproyeksikan menjadi pelabuhan pengumpan, untuk melayani kawasan Kabupaten Penajam Paser Utara, IKN, dan Kabupaten Kutai Barat.

Pemkab Penajam Paser Utara saat ini mulai melakukan pembenahan, mulai dari penyediaan berbagai dokumen dan persyaratan agar seluruh prosesnya berjalan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku, karena penyelesaian tahapan administrasi menjadi dasar pengembangan ke depan.

Baca Juga: Kemarau Panjang Tahun Ini Paksa Penajam Pelototin Kondisi Wilayah Antisipasi Bencana

Kawasan Pelabuhan Benuo Taka cukup menjanjikan dari sisi bisnis, jelas dia, letaknya strategis membuat kawasan itu memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai penunjang kegiatan ekonomi dan distribusi barang.

Pemkab Penajam Paser Utara telah melakukan pembebasan lahan untuk pengembangan Pelabuhan Benuo Taka, yang memiliki luas sisi darat mencapai 40 hektare dan panjang garis pantai sekitar 800 meter.

Baca Juga: OIKN Gandeng Perguruan Tinggi Demi Bangun IKN Jadi Pusat Pertumbuhan

Kedalaman laut di sekitar Pelabuhan Benuo Taka 7-14 meter, sehingga jenis kapal milik Pemkab Penajam Paser Utara itu seperti kapal feri dan tongkang atau pontoon akan bisa bersandar di dermaganya.

Ia mengatakan, pengembangan kawasan pelabuhan berpeluang dikerjasamakan dengan perusahaan umum daerah (Perumda), sehingga diharapkan membuka ruang pengelolaan profesional sekaligus memberi peluang pengembangan usaha melalui kerja sama dengan pihak swasta.

Baca Juga: Incar Wisatawan Ekspatriat IKN, Bontang Tawarkan Proyek Vila Terapung

Konsep kerja sama yang disiapkan model business to business/B2B, kata dia, sehingga investor yang membutuhkan fasilitas untuk mendukung kegiatan usaha dapat berpartisipasi melalui investasi yang diatur sesuai mekanisme yang berlaku.

Ia mengatakan, target investasi di Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2024 Rp2,5 triliun dengan realisasi tercapai Rp3,7 triliun atau 145 persen, dan pada 2025 realisasi Rp1,7 triliun atau 33 persen dari target Rp4,7 triliun.

Investor di Kabupaten Penajam Paser Utara difokuskan pada sektor pendukung IKN, dengan mengandalkan proyek sudah siap ditawarkan kepada investor, dengan target investasi Rp3,4 triliun pada 2026, demikian Ade Rianto Embong Bulan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Ahmad Munjin
A