Kaltim

Aktivis Gaza Diperlakuan Buruk, Inggris Panggil Perwakilan Israel

Ahmad Munjin | 22 Mei 2026, 00:22 WIB
Aktivis Gaza Diperlakuan Buruk, Inggris Panggil Perwakilan Israel
Armada Global Sumud, yang dibentuk untuk menerobos blokade Israel, berlayar ke Laut Mediterania dari Marmaris dengan armada 54 kapal menuju Jalur Gaza, di Mugla, Turkiye pada 14 Mei 2026. ANTARA/Andolu Agency

AKURAT KALTIM – Buntut perlakuan buruk terhadap aktivis armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang menuju Gaza, Inggris memanggil kuasa usaha Israel untuk menyatakan keprihatinan dan menuntut penjelasan.

Dalam sebuah pernyataan, Kamis (21/5/2026), Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan telah memanggil kuasa usaha Israel menyusul "video provokatif yang diunggah oleh kepala keamanan nasional Israel Itamar Ben-Gvir."

"Pemanggilan ini mencerminkan kecaman keras Inggris atas perilaku (Ben-Gvir) yang mencela mereka yang terlibat dalam Armada Global Sumud. Perilaku ini melanggar standar dasar penghormatan dan martabat manusia," demikian pernyataan Kemlu Inggris.

Baca Juga: Amankan Selat Hormuz, Iran Gandeng Badan Internasional

"Kami juga sangat prihatin dengan kondisi penahanan yang ditunjukkan dan telah menuntut penjelasan dari otoritas Israel,” kata Kemlu Inggris, menambahkan.

Inggris menyebut gerakan armada internasional untuk mengirim bantuan ke Gaza tersebut menegaskan parahnya situasi kemanusiaan di daerah kantong Palestina itu.

Karena itu, Inggris menekankan bahwa Israel harus memastikan lebih banyak bantuan bisa masuk ke Gaza dengan aman melalui jalur darat.

Baca Juga: Apresiasi GSF, Menlu Sugiono Janji Bebaskan WNI yang Diculik Israel

"Kami sedang berhubungan dengan keluarga sejumlah warga negara Inggris yang ditahan, dan siap memberikan dukungan konsuler kapan saja," kata Kemlu Inggris.

Ben-Gvir memicu kemarahan baik di dalam negeri Israel maupun secara internasional setelah membagikan video berdurasi satu menit yang menunjukkan para tahanan berlutut dengan tangan terikat di belakang punggung mereka.

Para aktivis tersebut tampak berada di atas dek kapal yang diubah menjadi area penahanan sementara.

Baca Juga: Seluruh WNI Peserta Flotilla Gaza Terkonfirmasi Diculik Israel

Pasukan Israel menyerang Armada Global Sumud Flotilla di perairan internasional pada Senin (18/5) dan menahan semua aktivis di dalamnya.

Armada yang membawa 428 orang dari 44 negara itu berangkat pekan lalu dari Distrik Marmaris di Turki, dalam upaya terbaru untuk menembus blokade ilegal yang diberlakukan Israel di Jalur Gaza sejak 2007.

Sumber: Anadolu

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Ahmad Munjin
A