Putar Ekonomi Lokal, Kutai Barat Gabungkan Agrowisata dengan KDMP

AKURAT KALTIM - Kalimantan Timur (Kaltim) coba mengintegrasikan agrowisata dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) agar keduanya saling menguatkan untuk mempercepat perputaran ekonomi lokal. Itu dilakukan di Linggang Purwodadi, kampung di Kecamatan Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat (Kubar).
Pola integrasi itu sebagai bentuk dukungan dalam pengembangan wisata, ketahanan pangan, hingga kelancaran kios koperasi karena KDMP dibangun satu lokasi dengan kawasan wisata dan tempat usaha perikanan milik warga.
"Ini merupakan langkah inovatif dalam percepatan menggerakkan roda ekonomi desa. Hal ini sejalan dengan arah pembangunan daerah yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Wakil Bupati Kubar Nanang Adriani di Sendawar, Kaltim, Jumat (26/6/2026).
Baca Juga: Program Desa Cantik Penajam Perkuat Pembangunan Berbasis Data
KDMP sengaja dibangun berdampingan dengan kolam wisata, keramba ikan, dan wahana rekreasi. Sementara pola yang dilakukan adalah KDMP menampung, mengolah, dan memasarkan hasil bumi warga, sekaligus mengelola layanan wisata, penjualan kebutuhan pokok, oleh-oleh khas.
Keuntungan dari pola itu kemudian diputar kembali untuk pengembangan usaha dan peningkatan pendapatan warga. Konsep itu, menurut dia, menjadikan KDMP Linggang Purwodadi sebagai pusat ekonomi sekaligus daya tarik wisata desa yang saling menguatkan, katanya menjelaskan.
Sejumlah unit usaha yang terintegrasi dalam satu lokasi tersebut meliputi wisata desa berupa wahana air, taman, aneka sayur, buah, kemudian ada kolam pemancingan, keramba ikan, gerai koperasi, gudang, tempat, dan pengolahan hasil ikan maupun hasil tanaman pangan.
Baca Juga: Penajam Siapkan Lahan untuk 54 Koperasi Merah Putih
"Ini tentu bisa menjadi percontohan, karena KDMP menampung hasil dari ikan keramba, sayur, buah, beras yang dijual ke pengunjung warga setempat," kata Nanang.
Bahkan, lanjutnya, untuk layanan sewa perahu, tiket masuk, homestay dikelola bersama lewat KDMP. Kemudian hasil olahan berupa ikan asap, kerajinan anyaman dikemas dan dipasarkan lewat gerai KDMP setempat.
Ketika menghadiri peringatan HUT ke- 62 Kampung Linggang Purwodadi, dua hari sebelumnya, Nanang juga mengapresiasi kepala desa setempat bersama pihak terkait yang sepakat melakukan integrasi antara Koperasi Merah Putih dengan jenis usaha berbasis kerakyatan tersebut.
"Ini merupakan langkah strategis dalam mengembangkan potensi kampung. Pekarangan yang hijau, kolam produktif, dan destinasi agrowisata yang dikembangkan secara konsisten, tentu bisa menjadi motor penggerak ekonomi baru bukan hanya desa, tapi juga bagi Kecamatan Linggang Bigung," ujar dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






