Kaltim

China Kantongi Kenaikan Output Industri 5,6 Persen pada Empat Bulan Pertama 2026

Ahmad Munjin | 18 Mei 2026, 13:35 WIB
China Kantongi Kenaikan Output Industri 5,6 Persen pada Empat Bulan Pertama 2026
Biro Statistik Nasional (National Bureau of Statistics/NBS) China merilis data yang menyebutkan bahwa pada April 2026, output industri negara itu tumbuh 4,1 persen (yoy), dan naik 0,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya. (Istimewa)

AKURAT KALTIM - Output industri bernilai tambah China dilaporkan meningkat sebesar 5,6 persen secara tahunan dalam empat bulan pertama tahun 2026. Data resmi tersebut dirilis pada hari Senin (18/5/2026).

Biro Statistik Nasional (National Bureau of Statistics/NBS) China merilis data yang menyebutkan bahwa pada April 2026, output industri negara itu tumbuh 4,1 persen (yoy), dan naik 0,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Baca Juga: Trump-Xi Bakal Bertemu di Beijing, AS-China Matangkan Persiapan

Output industri digunakan untuk mengukur aktivitas perusahaan-perusahaan berskala besar, yang masing-masing membukukan omzet bisnis utama tahunan sedikitnya 20 juta yuan (1 yuan = Rp2.576) atau sekitar 2,92 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp17.496) alias Rp51,08 miliar.

Berdasarkan sektor, rincian data tersebut menunjukkan output bernilai tambah sektor pertambangan meningkat 5,5 persen (yoy) dalam empat bulan pertama tahun ini, sementara sektor manufaktur mencatat pertumbuhan 5,8 persen.

Baca Juga: Kapal Tanker Terkait China Terabas Blokade AS di Selat Hormuz

Data NBS menyebutkan bahwa output bernilai tambah sektor produksi dan pasokan listrik, pemanas, gas, serta air naik 4,5 persen.

Pewarta: Xinhua

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Ahmad Munjin
A